Senin, 01 Juni 2009

LATIHAN PELOPOR DAERAH





LATIHAN PELOPOR DAERAH

Dinamika ancaman kriminalitas terus mengalami peningkatan, baik aspek kualitas maupun kunatitas dan sangat dirasakan dampaknya adalah apabila kejadian tersebut menimbulkan korban jiwa dan kerugian materiil yang besar.

Sat Brimob Polda yang merupakan satuan pelaksana dan permbantu pimpinan pada tingkat kewilayahan yang berkedudukan di bawah Kapolda dan dalam bidang pembinaan teknis di bawah Kakorbrimob Polri dalam melaksanakan kegiatan penanggulangan terhadap gangguan keamanan berintensitas tinggi diantaranya kejahatan yang terorganisir yang menggunakan senjata api dan bom.

Maka sesuai dengan tugas pokok Sat Brimob Polda Sultra tersebut, pada hari Kamis tanggal 28 Mei 2009 Kasat Brimobda Sultra AKBP Abiyoso Seno Aji, SIK mengeluarkan perintah operasi yang dibacakan pada saat upacara pelepasan Kompi Pelopor yang dipimpin oleh Iptu Budi Prasetya sebagai berikut ” Berdasarkan informasi dari Intelmob, bahwa telah terjadi penyerangan dan pembakaran kampung masyarakat di Nanga – Nanga oleh Sekelompok Separatis yang diperkirakan berjumlah 50 orang bersenjata lengkap. Hal ini terjadi karena ketidakpuasan atas hasil pemilihan legislatif. Kapolda Sultra melalui Kasat Brimob memerintahkan 1 SSK Pasukan Pelopor untuk melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap kelompok separatis tersebut. Keberadaan kelompok separatis diperkirakan berada di tiga tempat / titik”.

Kegiatan ini hanya merupakan skenario latihan yang dilaksanakan oleh Satuan Brimob Polda Sultra dalam meningkatkan kemampuan personil khususnya kemampuan Pelopor. Pelatihan Kemampuan Pelopor di laksanakan selama 10 hari mulai dari tanggal 19 s/d 30 Mei 2009 dengan jumlah peserta sebanyak 75 orang dan Instruktur yang dilibatkan merupakan personil Satuan Brimob Polda Sultra yang telah melaksanakan kejuruan Pelopor, GAG dan SAR yang diarahkan langsung oleh Kompol Antonius A. Danang. HW, SIK (Wakasat Brimob).

Materi yang diberikan dalam pelaksanaan latihan Kemampuan Pelopor antara lain Hukum Humaniter dan Hak Asasi Manusia, Kesehatan Lapangan (Keslap), Patroli Tempur, Navigasi Darat / Peta Kompas, Pendaratan, Penyusupan, Penyesatan, Pengepungan dan penggeledahan rumah, Penculikan, Recon, Jibom, Tembak Reaksi dan ditutup dengan kegiatan Latihan Berganda yang meliputi Aplikasi seluruh rangkaian pelajaran yang telah diterima selama proses belajar mengajar ditambahkan dengan kegiatan Balik perahu dan renang laut.

1 komentar:

  1. Nanga - Nanga....... masih akrab di telingaku. Sekira thn 2003, Kompiku yg pertama melintasi pas pra ops poso. Yg nyari Rute AKP Arman Asmara. Banyak kenangan yg ga terdokumentasi di Satbrimobda Sultra. Selamat berlatih, rekan2 Brimob. From: Kabagops Polres Prabumulih. AKP (Brimob) Agung Danargito.

    BalasHapus